Showing posts with label Sekedar Tulisan. Show all posts
Showing posts with label Sekedar Tulisan. Show all posts

Saturday, April 21, 2012

Coret-Coret Ga Penting (EPISODE ILSA MADNESS)

Kemarin setelah ujian mid semester mata kuliah Tindak Pidana Khusus, anak-anak ILSA 2012, khususnya pengurus internal ILSA pada kumpul di ruangan adem nan ayem, ruang hukum internasional di FH USU untuk Rapat Seminar "Border Diplomacy" yang akan diselenggarakan oleh FH USU dan bekerjasama dengan Kementerian Luar Negeri RI. Setelah ke-hectic-an yang terjadi urus sana-sini karena waktu seminar tinggal seminggu lagi, belum lagi ujian yang buat makan tak enak, tidur pun tak nyenyak total menyebabkan anak2 ILSA kehilangan arah. Salah satu contohnya adalah percakapan yang ga nyambung dari agenda rapat dengan sedikit bumbu hiperbola.

PART I :
Alief : "Ida udah pernah pacaran berapa kali?"
Saya : "Ga pernah hehe"
Alief : "Ihh kasian yah" *nyegirgamerasabersalah
Saya :" Single itu prinsip, Lief, yang mau mah banyak tapi Ida tolak semua" *gamaukalah (Tingkat Kenarsisan 80%)
Alief : *Ngangguk2sokngerti, "Klo Jen, gimana?"
Jennifer Wu : "Aku juga ga pernah, aku sih nunggu indah pada waktunya" *naikingagangkacamatasokcool
Indah : "Eh, tuh si A, ganteng2 tapi ga pernah pacaran, aku rasa dia maho (gay) deh"
Saya dan Jen : *ngelirikbarengan "Maksud loe kita yang ga pernah pacaran ga normal gitu?"
Indah : "Yah, itu kalian sendiri lah yang tau" *Ketawatanpadosa
Saya dan Jen : Grrrr *ngasahpiso 


PART II :
Jen : "Eh, iya yah, ternyata anak ILSA kok banyakkan yang cewek suka sama cowok yang lebih muda dan yang cowok suka cewek yang lebih tua."
Alief : "Ida suka berondong juga emangnya?"
Saya : "Nggak juga, palingan klo nonton di bioskop aja, yang rasa karamel enak" (masih fokus ke bahan rapat)
Jen : "Oalaahh, Itu BERONDONG JAGUNG, Da"
Saya : "Hlah, emang ngomongin berondong jagung kan" *polos
Alief dan Jen : "Ckckckck, Abaikan si Ida -__-" *helpless


PART III :
Jen : "Eh, Lief, kamu katanya suka sama cewek yang lebih tua yah?"
Alief : "Iya, aku udah trauma sama yang lebih muda, labil gada dewasanya"
Jen : "Oh, sama Ida aja dia kan lebih tua dari kamu beberapa bulan" (Tingkat Jiwa Kemakcomblangan : 99%)
Alief : *Nundukpura-puramalu
Jen : "Ya kan Da?" *ngedipinmata
Saya : "Hauhau, gua ga suka berondong" *megap2abismakanmaicihlevel10
Jen : "Wohoo, si Ida udah ngerti konsep brondong woyy" *menangisterharu
Saya : *bekapJenmasukkindalamkarung


PART IV :
Saya : (Ngelirik Alief dengan kacamata silindrisnya yang lagi tekun mengisi kekosongan rapat dengan belajar) "Eh, Lief, golongan darah kamu, A yah?"
Alief : "Iya, kok tau?" *masihseriusnekurincatatankuliah
Saya : "Tau lah, keliatan lagi, kamu orangnya serius dengan simpati tinggi ke sekitar, perfeksionis, selalu ngalah, selalu mendam perasaan padahal kamu udah ga suka banget sama tuh orang tapi demi menjaga perasaan tuh orang kamu lebih milih diam, ambil jalan aman lah istilahnya. Konservatif, mudah kasih pertolongan ke orang lain, orientasi jangka panjang dan planner berjalan" *ngelipattangangayadetektif
Alief : "Ih, tepat banget, kamu cenayang yah, Da? Eh besok soal ujian apa yang keluar?" *mataberbinar2penuhharap
Saya : &^%$##@ *pasangstickerdijidat "GUA BUKAN MAMA LAURENT"


FYI : 

ILSA : International Law Student Association 

Casting : 

Saya (The Owner of The Blog) : Ketua ILSA FH USU bergolongan darah O yang polos, punya feeling kuat, selalu berwibawa dan bijaksana :P *dilemparanakILSA XD

Jennifer Wu/Jen : Anggota ILSA bergolongan darah Idem dengan ketua ILSA (Sekretaris Panitia Marine Spirit Pulau Pandang HI) yang dijulukin Mama Jen karena selalu ngayomin anak ILSA, dan selalu mengecek apakah anak-anaknya telah menghormati dasar-dasar Garis Besar Haluan Negara (GBHN) ILSA yang ditetapkan oleh Ketua ::Hammer::

Alief : Wakil Ketua ILSA bergolongan darah A yang selalu serius dan punya prinsip hanya satu perempuan sekali seumur hidup XD. Korban pemaksaan anak2 ILSA sebagai tameng dengan senjata ketampanannya untuk menghadapi seorang dosen ;P

Indah : Anggota ILSA yang nyentrik abis (Ketua ILSA belum bisa mendeteksi golongan darah gadis berambut cat merah ini) dan punya kebiasaan menuliskan nama mantan cowoknya di satu list, dan sekarang total mantannya berjumlah 43 orang (yang jomblo nelan saliva) namun baik hati dan lumayan royal sama temen, kendaraan pengurus aman selalu XD

Pada dasarnya, masih banyak hal-hal aneh bin unik yang terjadi di sekitar anak2 ILSA, dan akan disambung jika mood penulis lagi baik buat menuangkannya ke dalam blog ini hehe.. so, To be continued...

Saturday, March 31, 2012

Surat Cintaku Untukmu :)


(Catatan Lama, Terima Kasih Untuk Mereka Yang Tersirat Saya Sebutkan Disini) :)

21 Mei 2010,
Ketika diri ini dilanda dengan berbagai permasalahan dunia, hingga tangis pun tak bisa dibendung, berkali-kali diri ini mencoba untuk bangkit, namun sulit..
kesedihan menjadi nyanyian langkah keseharianku, senyum pun sulit untuk diukir..
Sujud panjang pun menjadi pelarian, sepertiga malamNya pun menjadi penantian, lembaran kalamNya pun menjadi peringanan..

“Allah, beri aku penawar..” bibir ini tak berhenti berucap hal yang sama..
mencoba melepaskan segala kegundahan dan kesedihan yang sedang menggelayuti hati dengan mengiba cinta padaNya..

DhuhaNya menjadi pengaduan, lagi.. air mata pun tak bisa dibendung..
Berat.. itu yang kurasa, permasalahan ini begitu menyita fikiran dan hati..
Lagi.. doa yang sama terucap “Allah.. beri aku penawar”

Dan penawar itu pun datang, lewat senyum tulus adik-adikku, lewat tawa ringan mereka, lewat pelukan hangat mereka, lewat pandangan cinta mereka, lewat perhatian mereka..
Aku terharu, sekian banyak dari mereka melihat kesedihan di wajah ini, meski berulang kali aku mencoba untuk tersenyum, meski berulang kali aku mencoba untuk tertawa, meski berulang kali aku berusaha untuk berkata “ kakak, baik-baik saja, sayang..”
Tapi tetap, diri polos mereka tak bisa dibohongi..

Dan Allah benar-benar tak pernah ingkar janji, penawar itu diberikan dalam hitungan menit, lewat sebuket bunga cinta mereka, lewat bingkisan cinta mereka, dan lewat surat cinta mereka, yang kutahu belakangan bahwa mereka menuliskannya bersama untukku, hanya untukku..

Assalamualaikum. Wr. Wb.

Buat kakak tercinta..

Seorang wanita yang santun ucapannya juga perilakunya
Wajahnya bersinar beralaskan wudhu yang selalu membasahinya
Senyumnya bagai bulan sabit yang indah di kegelapan malam
Tutur lembutnya yang selalu mengajak kepada kebaikan

Dialah wanita yang selalu menjaga pandangannya
Yang menjadikan jihad kesehariannya, kebenaran andalannya
Zikir pelipur hatinya, ilmu senjatanya
Makrifat modal utamanya, dan shalat buah mata kesayangannya

Dia yang selalu hadir dengan sejuta keindahannya
Yang ditemani kebaikan dan juga duri kesalahan
Sebagai tanda ia tak sempurna
Karena dia juga makhluk biasa yang tak luput dari dosa

Wahai wanita cantik..

Selimut kabut tak pernah memudarkan cahaya senyummu
Hujan di hatimu tak membasahi wajah beningmu
Pesona Zahra dalam dirimu selalu terjaga sepanjang waktu
Dibalik ketegasan hijabmu terukir lembut qalbumu

Gugusan do’a dan harapan yang kau panjatkan
Menjadi benteng kesabaran dan keikhlasan
Hamparan samudera kasih dan cintamu
Melukis kekuatan dengan tulus memaafkan

Kau yang selalu mengajarkan bahwa..
Tidak ada kata “menyerah” tetapi hanya “pasrah”
Dengan usaha yang tak mudah dan tetap tawakkal kepada Allah

Uluran tanganmu yang menarik kami saat jatuh
Senyum tulusmu yang menghapus pilu kami
Ucapan dinginmu yang membakar semangat kami
Serta do’a tulusmu yang selalu menyertai kami

Semoga kasih dan cinta-Nya selalu tercurah untukmu

Al-Faris SMAN3 Medan (21 Mei 2010)


Terdiam.. yah, hanya itu yang dapat kulakukan, air mata haru pun menetes dengan deras, Rabbi.. betapa besarnya cintaMu kepadaku yang engkau titipkan lewat bidadari-bidadari kecilku..

Pelukan mereka menjadi penguatku, senyum mereka menjadi pelipurku, tawa mereka menjadi penghiburku, Rabbi.. betapa aku mencintai mereka..

Duhai cintaku..
Sesungguhnya aku tak layak menerima beribu cintamu
Karena terkadang aku terlupa memberikan perhatian kepadamu
Meski hanya lewat sebaris sms..

Duhai Bidadariku..
Jika saja kau tahu begitu berharganya kau dihatiku..
Senyum tulusmu mampu menghapus duka di wajahku
Tawa riangmu mampu menciptakan tawa di bibirku
Pelukan hangatmu mampu memberikan kekuatan diriku

Terima Kasih Cintaku..
Untuk untaian doa yang tidak pernah terlepas dari bibirmu
Untuk perhatian yang tak pernah luput darimu,
Untuk kehadiranmu di saat aku membutuhkanmu

Yaa Allah jika saja diri ini dapat meminta..
Kumohon yaa Rabbi..
Cintailah mereka, sepenuh cintaMu kepada kekasihMu..
Karena sungguh mereka telah mencintaiku sepenuh cinta mereka kepada orang terkasih mereka..

Berilah mereka kekuatanMu ketika mereka menghadapi masalah
Agar tak ada tetes air mata yang menetes dari mata indah mereka
Karena sungguh diri ini tak sanggup melihat bening itu menyelimuti wajah sucinya.

Jagalah mereka ketika aku tidak bisa lagi bersama mereka yaa Rabb..
Jagalah mereka ketika aku tidak bisa lagi mendekap erat mereka
Jagalah mereka ketika tangan ini tak mampu lagi menguatkan mereka
Jagalah mereka ketika senyum ini tak mampu menghapus duka mereka
Jagalah mereka ketika kata-kata ini tak mampu lagi menyemangati mereka
Karena sungguh PenjagaanMu adalah sebaik-baiknya penjagaan.

Yaa Rabbi..
Sungguh mereka adalah permataku
Kumohon yaa Rabbi, kumohon dengat sangat..
Cintailah mereka yaa Rabb..
Cintailah mereka yaa Rabb
Cintailah mereka yaa Rabb
Karena ketika mereka memilikiMu, mereka tidak butuh apapun di dunia ini..

Yaa Rahman..
Jadikanlah kata “Cukuplah Allah bagiku” menjadi penguat langkah mereka
Jadikanlah kata “ Ikhtiar” menjadi dasar usaha mereka
Jadikanlah kata “ Tawakkal” menjadi akhir perjuangan mereka
Karena sungguh, kulihat jelas di mata mereka, mental muslim sejati telah terpatri rapi disana..

Yaa Rahim
Sesungguhnya Engkaulah pemilik mereka..
Kumohon yaa Rahman..
Kumohon dengan sangat..
Kelak masukkan lah mereka kedalam barisan shaf RasulMu
Jadikanlah mereka orang-orang pilihan yang dapat meneguk manisnya telaga kautsarMu
Haramkanlah tubuh mereka dari neraka jahannamMu
Mudahkanlah mereka melewati shiratul mustaqimMu
Berikanlah catatan hidup mereka lewat tangan kanannya
Beratkanlah mizan kebaikan mereka
Tutupilah aib mereka di dunia dan akhirat kelak
Masukkan lah mereka kedalam surgaMu dari berbagai pintu kesukaan mereka
Izinkanlah mereka melihatMu karena sesungguhnya kenikmatan terbesar adalah ketika seorang hamba dapat menemui Rabbnya..
Dan kelak satukanlah kami di JannahMu yaa Rahman..
Pertemukanlah kami kembali dengan RahmatMu yang melimpah
Dan jadikanlah kami penguat antara yang satu dengan yang lain ketika kami lemah

Ameen Yaa Rahman..
Ameen Yaa Rahim.
Perkenankanlah doaku yaa Rabbi..

Kepada adikku..
Doa ini tak akan pernah berhenti disini, karena ketahuilah bahwa kau selalu berada di hatiku, tidak pernah terhapus bahkan terganti..
Tidak hari ini atau pun besok..

Adikku, kalian adalah permata indah yang Allah titipkan untuk kubimbing dengan baik, untuk kusayangi dan kucintai sepenuh hati, karena sungguh kalian adalah permata indah yang tersembunyi, yang harus digali lebih dalam agar dapat dilihat keindahan sinarnya..

Adikku, kalian adalah generasi Rabbani yang kelak akan kutempah dengan keras, agar mentalmu sekuat Khalid Bin Walid, Sehebat Ali bin Abi thalib

Adikku kalian adalah muslimah cerminan ummat, yang harus kuperlakukan dengan lembut, agar kau dapat sedermawan Khadijah, selembut Fatimah, secantik Zulaikha..

Adikku kalian adalah simbol kebangkitan islam, yang harus kudidik dengan ilmuNya, agar kelak kau dapat secerdas Aisyah, seberani Summayyah..

Adikku, kalian adalah wanita akhir zaman, yang harus kujaga dengan baik, yang harus kurawat dengan lembut, karena kau-lah yang akan mengubah dunia, lewat kecerdasaanmu, lewat senyum tulusmu, lewat sentuhan tanganmu, lewat tutur bicaramu, lewat kelembutan jiwamu, lewat ketegasan hijabmu..

Maka, kumohon duhai cintaku..
Tetaplah disini, bersama kita merajut mimpi indah itu, bersama kita melangkah di jalan ini, jalan yang tak akan pernah sepi dari onak dan duri, kita mungkin akan berlari , namun kita mungkin juga akan tertatih dalam menapakinya, maka dari itu, kuatkan jiwamu, kuatkan hatimu, dan kuatkan imanmu, agar kau tetap berada di barisan ini, agar langkahmu tidak tertinggal, karena sungguh aku membutuhkanmu disini, hari ini juga esok..

Salam cintaku
Bumi Allah, 22 Mei 2010

Maulida Hadry Sa’adillah Lie


Aku Merindukanmu Malam Ini


(Old Note hasil mutasi dari Account Facebook, LAGI)

Ketika merapikan isi hard disk 250 gb yang sangat berantakan dengan file-file dan folder-folder yang tidak jelas bentuk dan jenisnya, hingga sering saya kesulitan mencari data-data penting dan walhasil harus mengobrak-abrik isinya selama minimal satu jam. Mata ini tertuju ke belasan folder-folder berupa foto-foto keluarga selama 3 tahun belakangan ini..

Ada banyak kenangan disana, ada banyak kisah disana, potret itu mengabadikan momen-momen yang bahkan telah tersapu bersih dari memori otak ini.. menceritakan begitu banyak fakta yang tak pernah terucap oleh lisan. Mematri semua peristiwa yang sangat berharga..

Mencoba mengurutkan semua foto berdasarkan tahun, hanya sedikit yang kudapatkan, ntah karena memang keluarga kita yang tidak suka berfoto atau memang karena begitu jarang waktu yang kita habiskan bersama..
3,5 tahun berpisah dengan kedua kakak yang luar biasa membuat diri ini tumbuh cepat lebih dewasa dalam berfikir, karena peran dan fungsi serta posisi yang seperti anak sulung dirumah dengan si bungsu Fattah yang luar biasa manja..

Malam ini, aku terus menatap layar monitor yang menampilkan foto-foto kita 3 tahun belakangan ini, layaknya proyektor yang memutar ulang film-film lama, begitu lah diri ini berusaha menyelami setiap ingatan yang masih tertinggal di sudut memoriku..

Benar-benar luar biasa rasa ini, perasaan senang, haru, sedih, lucu, rindu bercampur jadi satu..
Potret-potret ini begitu banyak menceritakan banyak hal, mulai dari Mbak Dian yang masih langsing dan kurus dengan berat badannya yang hanya 45 kg 2 tahun lalu, hingga lebaran kemarin yang menampilkan tubuhnya yang semakin menggembung, haha.. heran biasanya kalau ngekos berat badan makin kurang ini malah kebalikannya, pantas ibu sering bolak-balik ke ATM buat transfer uang tambahan, wong semua uang buat jajan, ckckckck.. Tapi tak apa lah kalau makanan-makanan itu bisa membuat mbak dian lebih pintar karena suplai protein yang masuk ke otak sangat cukup.. haha

Potret itu pun tak luput menceritakan tentang Cici, kakakku yang kedua, foto-foto itu sedikit berubah, dua tahun lalu sebelum dia menginjakkan kaki di bumi Riau, wajahnya masih putih, mulus dan bercahaya, namun sekarang kulihat wajahnya sedikit kusam, ketika kutanya katanya air Riau yang berminyak membuat kulitnya hitam dan kusam, namun tetap dua lesung pipi di wajahnya tetap ada, ia tak kehilangan kecantikannya..

Malam ini AKU MERINDUKAN KALIAN..


aku rindu dengan waktu-waktu yang kita lewatkan bersama
aku rindu dengan diskusi-diskusi agama dan politik kita di meja makan
aku rindu dengan pertengkaran-pertengkaran yang semakin membuat kita akrab
aku rindu dengan candaan ketika kita belajar bersama tiap malam
aku rindu dengan kejahilan kita ketika berusaha mencuri-curi menonton tv ketika malam belajar..
aku rindu ketika kita bergadang hanya untuk menonton film-film horor dan korea kesukaan kita..
aku rindu mendengar suara kalian secara langsung bukan melalui saluran telepon..
aku rindu dengan masa-masa ketika kita membuat kue lebaran bersama..
aku rindu ketika kita berbahasa arab dirumah ketika kita merahasiakan sesuatu dari ibu dan papa
aku rindu kalian..
aku ingin kembali ke masa-masa dimana kita selalu bersama, rindu bertukaran pakaian, rindu dengan tawa kalian, rindu dengan tindakan-tindakan konyol yang sering kita buat ketika mati lampu, rindu dengan nasehat-nasehat kalian, rindu dengan pelukan kalian, rindu dengan elusan halus di kepalaku, rindu akan kehadiran kalian di rumah malam ini, rindu sekali, rumah ini terasa begitu besar dan kosong tanpa kalian berdua, dua kamar di atas bertahun-tahun kosong tak berpenghuni, lemari-lemari di atas kosong tanpa pakaian-pakaian kalian.. aku rindu melihatnya terisi kembali..
waktu kosong lebih banyak kuhabiskan didepan layar komputer, membaca 3-4 buku setiap hari, menatap layar HP yang tak seorang pun kutunggu pesan dan telponnya, namun tiga kegiatan itu selalu sukses membunuh rasa bosan dan kesepian jika aku sendiri dirumah..

AKU SANGAT-SANGAT MERINDUKAN KALIAN..

Semoga Allah melancarkan studi mbak dian dan cici disana, dan kita kembali berkumpul bersama di rumah kita yang sederhana ini, meski tak mewah namun rumah ini bagai istana bagi kita karena rumah ini lah tempat kita berbagi cerita, tertawa, menangis, bertengkar, bercanda, semuanya..

Untuk Mbak Dian ku, kau tahu bahwa kita selalu satu fikiran, satu rasa, satu pendapat, dari hal serius sampai candaan pun kita selalu sama, engkaulah yang paling memahamiku, memotivasi diriku ketika ku jatuh, engkau lah satu-satunya yang memuji ku ketika semua orang menghina pilihan-pilihanku, engkau lah yang membuatku bangkit ketika aku dalam keterpurukan empat tahun lalu, engkau lah yang selalu mengatakan bahwa pilihan yang kupilih empat tahun lalu tidak lah salah, ketika semua orang tidak menyetujuinya, ketika semua orang mempertanyakan "Mengapa?", hanya engkau yang merangkul ku dan berkata "Tidak apa-apa", dan hari ini kau lihat adikmu, menatap masa depannya dengan mantap dan cerah karena benar pilihannya empat tahun lalu, pilihan yang semua orang menentangnya, membawanya melaju pesat dengan prestasi-prestasi yang tak akan dia dapat jika dia tidak memilih pilihannya itu empat tahun lalu..
Nasehat yang sering kau selipkan dalam candaanmu, membuatku lebih mudah menerimanya karena kau tau betul watak ku yang sulit dikritik, kelihaianku dalam berkata-kata pun mampu kau patahkan hanya dengan candaanmu yang lucu namun sarat makna dan nasehat..
Kecerdasanmu yang brilian terkadang membuatku iri, karena prestasi-prestasi akademik mu dulu yang begitu cemerlang dan selalu aku berada di bawahmu meski aku pun mendapat prestasi-prestasi itu tapi tetap aku selalu merasa tetap dibawah mu.. karena bagiku kecerdasanmu luar biasa..
aku sangat-sangat merindukanmu, cepatlah lulus, tamatkan kedokteranmu segera, luluslah dengan nilai cumlaude hingga ibu dan papa bangga menatap mu tahun depan mengenakan toga dan bergelar dokter..

Untuk Cici Ku : kau tau kita memang tak pernah sepaham, tak pernah sepikiran, tak pernah sependapat.. 5 menit bercanda, 5 menit tertawa, lalu 5 menit kemudian kita akan bertengkar..
tapi kau tau, kau selalu kurindukan, senyummu tak pernah hilang dari ingatanku, suaramu yang lembut, gerakanmu yang halus dan lambat yang sering membuatku kesal malam ini sangat kurindukan..
aku ingat kau sangat menjaga dan merawat aku dan fattah dengan baik ketika kita dititipkan di Binjai demi ibu yang menyelesaikan master di luar, papa yang sibuk dengan dinas dan mbak dian yang sedang mondok di pesantren. kau tahu, aku ini pelupa, banyak memori-memori masa kecil yang terhapus dari ingatanku, tapi memori ketika kau mengajarkanku banyak hal ketika kita masih kecil, sikapmu yang dewasa meski umurmu masih 11 tahun ketika itu, engkau mengayomi kami layaknya si sulung yang menjaga adik-adiknya.. kau yang selalu mengajak aku dan fattah shalat tahajud, menjadi imam setiap sholat dengan doa-doa yang aneh-aneh yang selalu membuatku tertawa jika mengingatnya.. kau yang mengajariku berdagang sejak umur 10 tahun, bakat sales ku hari ini mungkin adalah tempahan mu 10 tahun lalu, haha..
ide-ide nekat yang sering kau praktekkan, membuat aku dan fattah punya beribu pengalaman berpetualang dan sporing haha, suatu saat akan kuceritakan kepada anak-anakku, dan aku senang karena setidaknya aku punya begitu banyak pengalaman yang bisa memberi pelajaran untuk anak-anak kelak..
Masa-masa kecil kita ingin sebagian kuhapus dari memori otak ini, tapi tak bisa, karena pada masa-masa itu aku menghabiskan banyak waktu bersama mu dan si kecil fattah, masa-masa itulah yang mendidikku menjadi mandiri dan dewasa seperti sekarang ini, masa-masa itulah yang membuatku mudah dalam menyelesaikan masalah sendiri tanpa bantuan orang lain, masa-masa itulah yang membuatku bersyukur karena telah memiliki hidup yang bahagia seperti sekarang ini..
Aku sangat-sangat merindukanmu Ci, cepatlah tamatkan studimu, luluslah dengan cumlaude agar ibu dan papa bangga menatap mu mengenakan toga dan bergelar psikolog.

Aku benar-benar beryukur memiliki dua orang kakak yang luar biasa cerdas dan sholehah, prestasi-prestasi yang begitu banyak kalian ukir, menjadi motivasi buatku untuk mengukir hal yang sama, menandingi piagam-piagam penghargaan ibu dan papa.. hari ini mari kita azzamkan diri untuk mengukir prestasi-prestasi luar biasa yang bisa membuat ibu dan papa bangga, yang tidak akan merendahkan derajat kita di mata pasangan hidup kita kelak, yang membuat setiap orang yang mencintai kita bangga telah mengenal dan memiliki kita, dan yang paling utama mengangkat derajat kita disisi Allah dan semakin dicintai olehNya, ameen yaa Rahman..

Tugas kita masih belum selesai disini, ada Fattah, adik kita, si bungsu yang masih memerlukan bimbingan dari kakak-kakaknya.. Ia masih gamang dan belum menemukan jalannya, bantulah ia menemukannya, dan jangan biarkan ia mencari sendiri, karena dia layak mendapat yang terbaik..

Uhibukunna Fillah,
I love you for the sake of Allah
 My Prays will always be with you all
 Malam hari di bumi Allah, Medan
21 Rajab 1431 H / 03 Juli 2010 M

BarakAllah 'Alaiki


(Lagi Old Note From My Facebook Account)

Aku hanya termangu membaca event invitation di halaman account facebook-ku, seorang teman yang dulu lumayan dekat denganku ketika SMA. Aku sekretaris Alfaris dan PKR, dia bendaharanya, aku sekretaris umum OSIS, dia anggota suatu departemen (saya lupa nama departemennya well yang benar tidak pernah hapal, saya ini sebenarnya tidak layak jadi sekretaris OSIS, haha)
Aku tidak terkejut membacanya seperti teman-teman yang lain yang hampir tidak percaya dengan event yang disebarnya lewat jejaring sosial terbesar didunia ini, karena dua bulan yang lalu dia sudah memberitahuku lagi-lagi lewat FB. FB ini benar-benar connecting people (Meminjam istilah Nokia hehe) disitu tertulis dengan jelas :

“OUR WEDDING VITA DAN HARRY”
Date: Sunday, July 11, 2010
Time: 10:00am - 6:00pm
Location: Jl. Pancing 3 No.63 A Medan

Yah, hari ini dia akan menggenapkan setengah dari Dien-nya, mengucap janji bernama Mitsaqan Ghalizhan, sebuah perjanjian yang disetarakan Allah dengan perjanjianNya dengan para nabi.. Yang bahkan dapat menggoyangkan Arsy-Nya jika perjanjian ini diputus dengan Talak.. Begitu mulianya hingga Allah mengganggapnya sekuat perjanjianNya dengan para nabi..

Ingatanku kembali ke beberapa bulan yang lalu, lewat komentar distatusnya dia mengatakan kepadaku bahwa aku dan dia pernah bersama mengazamkan diri untuk menikah di usia dini, yah ketika umur kami mencapai 20 tahun.. Aku benar-benar lupa saat kami bersama-sama mengazamkan diri untuk ibadah yang indah namun berat itu.. (Yah, sepertinya sifat cepat ingat dan cepat lupa ini mulai permanen), tapi memang menikah di usia dini merupakan sebuah target yang kutuliskan di peta hidupku 5 tahun lalu..
Mimpinya terealisasikan hari ini, inshAllah.. sedang mimpiku masih samar dan tak jelas, bahkan aku sudah menghapusnya dari peta hidup, aku tak lagi menargetkan harus di umur berapa aku menikah, tidak di usia 20 tahun sekarang, atau diusia 22 tahun setelah menamatkan kuliahku, atau pun di usia 27 tahun setelah menyelesaikan masterku.. Target yang ada difikiran ku hanya satu, Mewujudkan Obsesi-obsesiku yang masih berupa coretan yang kutempel didinding kamarku..

Karena tidak seorang pun tahu apa yang terjadi di masa depan, pengalaman telah mengajarkanku banyak hal, bahwa kenyataan terkadang tidak sesuai dengan keinginan, bahwa peribahasa “jika ada niat disitu ada jalan” tidak berlaku mutlak didunia nyata jika telah berhadapan dengan kekuasaan absolut bernama Takdir Ilahi.. Karena tak ada yang tahu apa yang akan terjadi, bisa saja detik ini ketika aku sedang asik menulis catatan ini, tiba-tiba seorang pemuda sholeh yang tidak pernah kukenal bahkan melihat wajahnya saja pun tidak pernah, mengetuk pintuku, lalu mengutarakan niatnya kepada kedua orang tuaku untuk mengkhitbahku, dan Sang Pembolak-Balik hati, membuatku menerimanya, lalu undangan pun akan tersebar secepatnya, Who knows? Atau begitu banyak usaha yang telah kulakukan untuk menggenapkan dien ini, namun ribuan kendala datang menghambat, jika tidak dari pihakku, pihak orangtuaku, atau pihak si lelaki, dan kemudian obsesi-obsesiku yang terwujud membuatku mengepakkan sayap lebih lebar dan diusia yang sudah sangat cukup luar biasa matang untuk menikah aku masih sendiri, menyandang predikat ‘single’ kemana-mana, Who Knows?



Pada akhirnya, keyakinan bahwa Allah telah menyiapkan yang terbaik untukku adalah satu-satunya yang aku percaya hingga saat ini. Bukankah Allah perencana terbaik? maka biarkan Allah yang pilihkan...
Siapapun dia, semoga dia adalah seorang suami dan ayah yang bisa memimpin istri dan anak-anaknya ke Firdaus-Nya, Ameen yaa Rahman..


Bumi Allah,
29 Rajab 1431 H/ 11 Juli 2010 M
Ketika hujan mengguyur medan
Ketika diri ini merindukan seorang yang abstrak
Ketika diri ini mulai memahami takdirNya

Hey, Yah I'm Single


"Old Note From My Facebook Account, AGAIN", Enjoy hehe...

Berkaitan dengan status yang baru saya update, begini bunyinya "Maaf, tapi saya lebih suka hati saya kosong daripada terisi", seorang teman dekat saya dikampus mengajukan link yang ternyata adalah lirik lagu Single Natasha Bedingfield. Benar-benar mengena rasanya isinya, jika benar-benar diresapi, lirik lagu ini memang mencerminkan keadaan serta sifat saya sekarang dalam menghadapi status "Single" selama dua puluh tahun, BANZAI !! Hehe ..

Yah, yah, untuk masalah seperti ini selain karena prinsip dasar yang melekat pada diri saya dari dulu hingga sekarang bahwa tak pernah ada kata pacaran dikamus pergaulan saya, tapi juga karena saya sedang dalam kondisi benar-benar malas dan jengah untuk memulai atau coba-coba menanam benih pada saat sekarang ini.Hari ini perasaan kepada lawan jenis tak pernah menduduki singgasana prioritas di daftar hidup, karena terlanjur tinta hitam itu sudah digoreskan dengan mantap mengingatkan saya bahwa ada begitu banyak mimpi yang menunggu untuk diwujudkan.Dan, hey, hey, Stop saya benar-benar nyaman dengan keadaan seperti ini, keadaan dimana hati mengalami Vacum of Love Power. Nyaman, tentram, tidak ada was-was, takut, sedih, marah, atau segala hal yang sering menjadi bumbu kalau ada virus dihatinya. Dan saya berniat mempertahankan ini bertahun-tahun (niatnya sih) but who knows, bisa-bisa besok iklim hati saya berubah haha..

Prestasi Akademik yang sedang berusaha saya raih belakangan ini menjadi penyebab utama kedua setelah agama untuk mengambil keputusan menggembok hati saya dengan kunci baja agar hati ini tak terkontaminasi dan merusak sistem-sistem yang sudah lama saya bangun untuk pencapaian puncak prestasi di bangku kuliah.

Dan beruntungnya, saya bukan tipe orang yang bakalan kasak-kusuk dan gelisah jika lihat orang lain main "couple-couple'an" alias pacaran. Bahkan merupakan suatu kebanggaan bagi saya karena saya bersih dari hal-hal tersebut. BANZAI !! Menjadi orang yang tak suka pacaran itu benar-benar susah loh, jadi merasa beruntunglah jika anda terkategori orang yang cuek bebek dengan permasalahan yang tidak penting seperti itu.

Wah, pokoknya saya akan senang jika dapat menjadi seseorang bertitel talented single person karena itu artinya kualitas naik dalam menentukan the right man suatu hari nanti, hahay.Lalu bagaimana kalau suatu saat hati saya berubah iklim dan bunga-bunga bermekaran di musim semi?wah, itu gampang, dinikmati saja, tapi tetap dijalurNya, artinya yah tidak diaplikasikan dalam perbuatan, istilah kerennya "Cukuplah Allah yang tahu" hehe, kalau hal ini berlangsung di masa gencatan senjata saya dengan lembaga bernama pernikahan. Tapi kalau ini terjadi ketika saya sudah membuat perjanjian kerjasama kepada lembaga agung nan suci tersebut, wah tunggu apalagi, realisasikan saja, dengan cara ke KUA, dan cetak undangan sebanyak-banyaknya hehe..

Toh, hati ini bukan saya yang punya tapi Allah, sebagai Pemilik tentulah Allah punya hak absolut dalam wewenang membolak-balik hati ini. saya sih pasrah saja dibawa kemana hati ini menuju, tertambat dimana ia atau bahkan karam, Allah lah sang petunjuknya, saya ikuti saja permainannya dengan terus berusaha berada di koridor shariahNya.

Belajar dari pengalaman semalam sore (beneran semalam yah tanggal 1 Des), untuk akong-akong, atok-atok, abang-abang, mas-mas, uda-uda yang ada niatan hati dengan saya (perasaan benget gua haha) bolehlah hendaknya dihentikan, karena kunci hati ini sedang saya titip dengan sang Ilahi, jadi untuk membukanya juga perlu izin dariNya. Nah, permasalahannya sepertinya izin ini hanya akan diberikan ketika nama saya dan anda sudah terdaftar di KUA hehe.Well, untuk sekarang ...


BEING SINGLE IS THE MOST LOVELY CONDITION I EVER HAD :)